bab 2
MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
BAB II.
Pengertian Manusia
Dalam ilmu eksakta, Manusia dianggap sebagai kumpulan
dari partikal-partikel yang membentuk jaringan-jaringan system yang dimiliki
oleh manusia (ilmu kimia), manusia merupakan kumpulan dari berbagai sistem
fisik yang terkait saatu sama lain. Dan merupakan kumpulan dari energi (Ilmu
Fisika). Manusia merupakan makhluk biologis yang tergolong dalam makhluk
mamalia.(Ilmu Biologi).
Unsur-unsur yang Membangun Manusia :
Jika kita berbicara tentang manusia, pasti akan
menjadi perbincangan yang sangat panjang dan tidak berujung, karena ciptaan
Tuhan yang sangat sempurna ini terdapat banyak sekali hal yang dapat dijadikan
bahan perbicaraan. sesuai judul postingan saya kali ini, tentang unsur-unsur
pembangun manusia, akan dijabarkan apa sajakah faktor-faktor yang membangun
manusia itu.
Sebenarnya ada banyak sekali unsur-unsur yang
membangun manusia, namun dari sekian banyak unsur-unsur itu, di sederhanakan
menjadi 2 klasifikasi. yaitu unsur jasmani dan unsur rohani.
Unsur jasmani adalah semua hal yang berhubungan dengan
kebutuhan fisik manusia, seperti makan, minum, dan lain-lain. yang jika tidak
di penuhi maka akan berakibat buruk bagi manusia itu.
Sedangkan unsur rohani adalah semua hal yang
berhubungan dengan kebutuhan rohani, atau hati manusia. seperti agama atau keyakinan,
ketenangan hati, rasa aman, rasa bahagia dan lain-lain.
Unsur-unsur lain yang membaentuk manusia :
Jasad : badan kasar manusia yang nampak pada luarnya,
dapat diraba dan difoto dan menempati ruang dan waktu.
Hayat : mengandung unsur hidup, yang ditandai dengan adanya
pergerakan.
Ruh : bimbingan dan pimpinan Tuhan, daya yang bekerja
secara spiritual dan memahami kebenaran, suatu kemampuan mencipta yang bersifat
konseptual yang menjadi pusat lahirnya kebudayaan.
Nafs : diri atau keakuan, yaitu kesadaran tentang diri
sendiri.
Manusia Sebagai Satu Kepribadian Mengandung Tiga Unsur
Id yang merupakan struktur kepribadian yang paling primitif dan paling
tidak tampak. Id merupakan libido murni atau energi psikis yang menunjukkan
ciri alami yang irrasional dan terkait dengan sex.
Ego merupakan bagian atau struktur kepribadian yang pertama kali
dibedakan dari Id, berperan menghubungkan energi Id ke dalam saluran sosial
yang dapat dimengerti oleh orang lain. Perkembangan ego terjadi antara usia
satu dan udua tahun.
Superego merupakan struktur kepribadian yang paling akhir, muncul
kira-kira pada usia lima tahun. Dibandingkan dengan id dan ego, superego yang
berkembang secara internal dalam diri individu, superego terbentuk dari
lingkungan eksternal.
Hakekat
Manusia
a.
Makhluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan
yang utuh. Tubuh merupakan materi yang dapat dilihat,
diraba, dirasa, wujudnya konkrit tetapi tidak abadi. Jika manusia itu meninggal,
tubuhnya akan hancur dan lenyap.
b.
Makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, jika dibandingkan dengan makhluk
lainnya. Kesempurnaanya terletak pada
adab dan budayanya, karena manusia diberikan oleh penciptanya dengan akal,
perasaan dan kehendak yang terdapat didalam jiwa manusia. Perasaan dalam diri
manusia ada dua macam, yaitu perasaan inderawi dan perasaan rohani. Perasaan
inderawi adalah rangsangan jasmani melalui indera. Perasaan rodani adalah
perasaan luhur yang hanya terdapat pada manusia misalnya :
Perasaan intelektual.
Perasaaan estetis.
Perasaan etis.
Perasaan social.
Perasaan religious.
a. Makhluk biokultural, yaitu makhluk hayati yang budayawi. Manusia merupakan produk dari saling tindak atau interaksi
faktor-faktor hayati dan budayawi. Sebagai makhluk hayati, manusia dapat
dipelajari dari segi- segi anatomi, fisiologi atau faal, biokimia,
pskiobiologi, patologi, genetika, biodemografi, evolusi biologisnya, dan
sebagainya. Sebagai makhluk budayawi manusia dapat dipelajari dari
segi- segi : kemasyarakatannya, kekerabatan, psikologi social, kesenian,
ekonomi, perkakas, bahasa, dan sebagainya.
d.
Makhluk ciptaan Tuhan yang terkait dengan lingkungan (ekologi), mempunyai
kualitas dan bermartabat karena kemampuan bekerja dan berkarya. Hidup manusia mempunyai 3 taraf, yaitu estetis, etis, dan religius.
e. Manusa
dalam konteks kehidupan konkrit adalah makhluk alamiah yang terikat dengan
lingkungannya (ekologi).
KEPRIBADIAN BANGSA TIMUR
1.
Hospitality
maksud dari sifat tersebut menunjukkan bahwa bangsa
timur memiliki sifat yang ramah dan sopan serta mudah bersosialisasi dengan
bangsa lainnya. Sikap peduli terhadap lingkungan sekitar membuat bangsa timur
mudah bergaul berbeda dengan bangsa barat yang cenderung hidup lebih
individualis.
2.
Hardworking
pekerja keras merupakan sifat yang tidak bisa dianggap
remeh. Bangsa Timur dikenal dengan orang-orangnya yang tidak mudah menyerah,
rajin dan bersungguh sungguh saat melakukqan sesuatu apalagi yang berhubungan
dengan pekerjaan.
3.
Religius & Well-cultured
Bangsa timur juga terkenal karena keragaman ras dan
kebudayaan. Tidak hanya menang kuantitas, hal utama yang menjadi pedoman hidup
bangsa timur adalah tradisi dan agama. Karena keterikatan dengan adat dan budaya
menjadikan pembatas individu-individu bangsa timur untuk mencapai potensi
maksimalnya.
4.
Respect for Elders
Bangsa timur dikenal dengan kesopanannya dan
menjunjung tinggi norma kesopanan. Adat yang berlaku di lingkungna bangsa timur
sangat berpengaruh terhadap kesopanan orang-orangnya.
5.
Diligent
Karena bangsa timur dikenal pekerja keras dan rajin
ini menyebabkan bangsa timur cerdas dan pantang menyerah.
6. Attached to Norms
Sebagai bangsa timur, dikenal amat menjunjung tinggi norma-norma.
Bangsa timur
cenderungjudgemental menyangkut hal-hal yang bertentangan
dengan norma.
7. Strong family Ties
Kebanyakan orang-orang bangsa timur sangat bergantung pada
keluarganya. Keluarga menjadi
factor utama dalam hal mempertimbangkan banyak hal seperti
urusan jodoh dan karir.
Kepribadian bangsa timur sangat identik dengan benua
Asia khususnya Indonesia. Kepribadian bangsa timur identik menjunjung nilai
kesopanan yang lebih tinggi dibanding budaya barat. Selain itu, kepribadian
bangsa timur khususnya Indonesia juga lebih terbuka dan ramah tamah terhadap
bangsa atau negara lain. Bangsa timur juga amat peduli dengan orang lain hal
ini dibuktikan dengan adanya sikap saling tolong menolong dengan sesama dan
bergotong royong. Dan kebanyakan masyarakatnya lebih agamis.
Ini sangat berbeda dengan kepribadian bangsa barat yang bersifat liberal serta
lebih individualis dan egois dalam kehidupan bermasyarakat.
DEFINISI KEBUDAYAAN
Budaya adalah
suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok
orang dan diwariskan dari generasi ke generasi.
Menurut para ahli
Pengertian kebudayaan
1. Edward B. Taylor
Kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang didalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adapt istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat oleh seseorang sebagai anggota masyarakat.
2. M.Jacobs dan B.J. Stern
3. Koentjaraningrat
Kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan relajar.
4. Ki Hajar Dewantara
Kebudayaan berarti buah budi manusia adalah hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni zaman dan alam yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran didalam hidup dan penghidupannya guna mencapai keselamatan dan
kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertib dan damai.
TOKOH-TOKOH
KEBUDAYAAN
Katakanlah,
misalnya, jika kita bicara kebudayaan di Indonesia, maka tokoh-tokoh yang
dimunculkan adalah tokoh-tokoh sastra; seperti W.S Rendra sendiri, Sutan Takdir
Alisjahbana, H.B. Jassin, Taufik Ismail, Pramoedya Ananta Toer, Goenawan
Mohammad, Kuntowijoyo sampai Radhar Panca Dahana.
UNSUR-UNSUR
KEBUDAYAAN
Setiap
kebudayaan di dunia memiliki unsur-unsur besar yang disebut kebudayaan
universal (cultural universals).
Ada tujuh unsur
yaitu:
Bahasa
Sistem
pengetahuan
Organisasi
sosial
Sistem
peralatan hidup dan teknologi
Sistem
matapencaharian hidup
Sistem religi
Kesenian
WUJUD KEBUDAYAAN
Wujud kebudayaan dapat dibedakan menjadi tiga bagian yaitu:
Wujud Gagasan
Budaya dalam wujud gagasan/ide ini bersifat
abstrak dan tempatnya ada dalam alam pikiran tiap warga pendukung budaya yang
bersangkutan sehingga tidak dapat diraba atau difoto.Sistem gagasan yang telah
dipelajari oleh setiap warga pendukung budaya sejak dini sangat menentukan
sifat dan cara berpikir serta tingkah laku warga pendukung budaya tersebut.
Wujud benda hasil budaya
Semua benda hasil karya manusia tersebut bersifat
konkrit, dapat diraba dan difoto. Kebudayaan dalam wujud konkrit ini disebut
kebudayaan fisik. Contoh: bangunan-bangunan megah seperti tembok cina, menhir,
alat rumah tangga seperti kapak perunggu, gerabah dan lain-lain. Salah satu
contoh kebudayaan di Mesir yaitu Piramid.
Wujud perilaku
Budaya dalam wujud perilaku berpola menurut
ide/gagasan yang ada. Wujud perilaku ini bersifat konkrit dapat dilihat
dan didokumentasikan (difoto dan difilm). Contoh: Petani sedang bekerja di
sawah, orang sedang menari dengan lemah gemulai, orang sedang berbicara dan
lain-lain.
Orientasi Nilai Budaya
Kluckhohn dalam Pelly (1994)
mengemukakan bahwa nilai budaya merupakan sebuah konsep beruanglingkup
luas yang hidup dalam alam fikiran sebahagian besar warga suatu masyarakat,
mengenai apa yang paling berharga dalam hidup. Rangkaian konsep itu satu sama
lain saling berkaitan dan merupakan sebuah sistem nilai – nilai budaya.
Ada lima masalah
pokok kehidupan manusia dalam setiap kebudayaan yang dapat ditemukan secara
universal. Menurut Kluckhohn dalam Pelly (1994) kelima masalah pokok
tersebut adalah: (1) masalah hakekat hidup, (2) hakekat kerja atau karya
manusia, (3) hakekat kedudukan manusia dalam ruang dan waktu, (4) hakekat
hubungan manusia dengan alam sekitar, dan (5) hakekat dari hubungan manusia
dengan manusia sesamanya.
PERUBAHAN KEBUDAYAAN
Pengertian perubahan kebudayaan adalah suatu keadaan dalam masyarakat yang
terjadi karena ketidak samaan didalam unsur-unsur kebudayaan yang saling
berbeda sehingga keadaan yang tidak sama fungsinya bagi kehidupan.
Ada faktor-faktor yang menghambat perubahan budaya yaitu :
Adanya unsur-unsur kebudayaan yang memiliki potensi mudah berubah terutama
unsur-unsur teknologi dan ekonomi (kebudayaan material).
Adanya individu-individu yang mudah menerima unsur-unsur perubahan
kebudayaan terutama generasi muda.
Adanya faktor adaptasi dengan lingkungan alam yang mudah berubah.
KAITAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
Hubungan manusia dengan kebudayaan adalah manusia sebagai perilaku kebudayaan.
Kebudayaan merupakan objek yang dilaksanakan manusia dalam sosiologi dan
kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, maksudnya bahwa walaupun keduanya
berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan.

Komentar
Posting Komentar