BAB II. MANUSIA DAN HARAPAN

Manusia dan harapan
v Pengertian harapan
Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi, sehingga harapan dapat diartikan sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Yang dapat disimpulkan harapan itu menyangkut permasalahan masa depan. Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup.orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya. Harapan tersebut tergantung ke pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup dan kemampuan masing-masing.
v Sebab manusia mempunyai harapan
Menurut kodratnya manusia itu adalah makhluk sosial. Setiap lahir kedunia langsung disambut dalam satu interaksi hidup, yakni ditengah suatu keluarga atau sebagai anggota masyarakat. Tidak ada satu manusiapun  yang luput dari interaksi hidup. Ditengah-tengah yang lainnya, seseorang dapat hidup dan berkembang baik fisik/jasmani maupun mental/spiritual. Ada dua hal yang mendorong orang hidup berinteraksi dengan mausia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.
v Pengertian doa
Berdo’a adalah salah satu pedang bagi umat muslim, maka dari itu kita sebagai umat muslim harus sering-seringlah berdo’a kepada Allah swt. Karena Allah swt sangat senang sekali kepada hamba yang selalu berdo’a kepada-Nya. Bahkan kita dikatakan sombong kalau tidak pernah berdo’a kepada-Nya. Maka dari itu kali ini saya akan mencoba menerangkan tentang pengertian do’a.
Menurut Bahasa Do’a adalah meminta pertolongan kepada yang lebih tinggi (bisa diharpiahkan usia) dari kita, seperti contoh apabila kita meminta pertolongan kepada kakak kita untuk mengambilkan sesuatu barang itu disebut do’a menurut bahasa.
Sedangkan menurut Syari’at Do’a adalah memohon dan meminta pertolongan kepada Allah swt aka apa-apa yang kita inginkan serta memohon sesuatu yang bermanfaat dan memohon terbebas atau tercegah dari sesuatu yang memadharatkan.
v Kepercayaan
Dasar kepercayaan adalah kebenaran, sumber kebenaran adalah manusia. Kepercayaan itu dapat dibedakan atas :
1.       Kepercayaan pada diri sendiri
2.       Kepercayaan pada orang lain
3.       Kepercayaan pada pemerintah
4.       Kepercayaan pada Tuhan
v Kepercayaan dan usaha untuk meningkatkannya
o   Meningkatkan ketaqwaan dengan beribadah kepada Tuhan
o   Meningkatkan pengabdian pada masyarakat
o   Meningkatkan rasa cinta kita pada sesama dengan saling menolong dan menjadi orang yang dermawan
o   Mengurangi nafsu untuk mengumpulkan harta yang berlebih
o   Menekan rasa negatif, iri, dengki, benci dan dsb



Komentar

Postingan populer dari blog ini

KODE ETIK PROFESI

PENTINGNYA JIWA ENTERPREUNER BAGI MAHASISWA YANG BARU LULUS DAN KISAH PENGUSAHA

PENTINGNYA JIWA ENTERPREUNER BAGI MAHASISWA YANG BARU LULUS DAN KISAH PENGUSAHA