BAB I. MANUSIA DAN KEGELISAHAN

Manusia dan kegelisahan
v Pengertian kegelisahan
Kegelisahan berasal dari kata “gelisah”. Gelisah artinya rasa yang tidak tentram di hati atau merasa selalu khawatir, tidak dapat tenang (tidurnya), tidak sabar lagi (menanti), cemas dan sebagainya. Kegelisahan menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, artinya merasah gelisah, khawatir, cemas atau takut dan jijik. Rasa gelisah ini sesuai dengan suatu pendapat yang menyatakan bahwa manusia yang gelisah itu dihantui rasa khawatir atau takut. Manusia suatu saat dalam hidupnya akan mengalami kegelisahan. Kegelisahan yang cukup lama akan menghilangkan kemampuan untuk merasa bahagia.
v Sebab-sebab orang gelisah
1.       Cinta Diri
2.       Lalai dalam mengingat Allah
3.       Gejolak Hati
4.       Rasa Takut dan Malu
5.       Tidak Merasa Aman
6.       Jiwa Yang Lemah
v Usaha-usaha mengatasi kegelisahan
Dengan memerlukan sedikit pemikiran yaitu, pertama kita menanyakan pada diri kita sendiri (instropeksi), akibat yang paling buruk yang bagaimanakah yang akan kita tanggung atau yang akan terjadi, mengapa hal itu terjadi, apa penyebabnya dan sebagainya.
Kita bersedia menerima sesuatu yang terjadi pada diri kita dengan rasa tabah dan senang hati niscaya kecemasan tersebut akan sirna dari jiwa kita. Bersamaan berjalannya waktu kita dapat mencoba untuk memperkecil dan mengurangi keburukan-keburukan akibat timbulnya kecemasan tersebut dalam jiwa kita.
Berdoa kepada tuhan dengan sungguh-sungguh sabar, tabah, senang dan ikhlas sehingga ia mau mengabulkan permohonan kita dari perasaan kecemasan ini, sebab tuhan adalah yang paling maha pemurah, maha pengampun, maha pengasih dan maha penyayang bagi umatnya yang mau berdoa dan memohon kepadanya.
v Ketersaingan
Ketersaingan berasal dari kata tersaing, asal kata dari kata dasar asing. Kata asing berarti sendiri, tidak dikenal orang, sehingga kata terasing berarti tersisihkan dari pergaulan, terpisahkan dari yang lain, atau terpencil. Jadi, ketersaingan berarti hal-hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pergaulan, terpisah dari yang lain atau terpencil.
v Kesepian
Kesepian berasal dari kata sepi, artinya sunyi, lenggang, tidak ramai, tidak ada orang atau kendaraan, tidak banyak tamu, tidak banyak pembeli, tak ada apa-apa, dan sebagainya. Kesepian adalah keadaan sepi atau hall sepi.
v Ketidak pastian
Ketidak pastian berasal dari kata tidak pasti artinya tidak menentu (pikirannya) atau mendua, atau apa yang dipikirkan tidak searah dan kemana tujuannya tidak jelas.itu semua akibat pikirannya yang tidak dapat konsentrasi.ketidak konsentrasian itu disebabkan oleh berbagai sebab, yang paling utama adalah kekacauan pikiran.
v Usaha-usaha megatasi ketidak pastian

Untuk dapat menyembuhkan keadaan itu bergantung pada mental si penderita. Andaikata penyebabnya sudah diketahui, kemungkinan juga tidak dapat sembuh. Bila hal itu terjadi, maka jalan yang paling baik bagi penderita diajak pergi sendiri ke psikolog.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KODE ETIK PROFESI

PENTINGNYA JIWA ENTERPREUNER BAGI MAHASISWA YANG BARU LULUS DAN KISAH PENGUSAHA

PENTINGNYA JIWA ENTERPREUNER BAGI MAHASISWA YANG BARU LULUS DAN KISAH PENGUSAHA